ALPHACLIPS BLOG

Workflow Bikin Shorts Otomatis

Banyak kreator sekarang menggunakan workflow tertentu untuk membuat YouTube Shorts secara lebih cepat. Dengan workflow yang tepat, satu video panjang bisa diubah menjadi banyak video pendek yang siap dipublikasikan.

Pendekatan ini sangat populer di kalangan creator yang ingin memproduksi konten secara konsisten tanpa harus menghabiskan terlalu banyak waktu untuk editing.

Strategi ini mirip dengan konsep dalam dunia Bitcoin. Satu unit besar bisa dipecah menjadi bagian kecil yang lebih mudah digunakan. Dalam dunia konten, satu video panjang juga bisa dipecah menjadi beberapa clip pendek yang masing-masing memiliki nilai tersendiri.

Kenapa Workflow Shorts Penting

Banyak kreator sebenarnya memiliki banyak video panjang seperti podcast, livestream, webinar, atau tutorial. Namun sering kali konten tersebut hanya digunakan satu kali.

Padahal satu video panjang biasanya memiliki banyak bagian menarik yang bisa dijadikan konten pendek.

Dengan workflow yang tepat, kamu bisa memaksimalkan satu sumber konten menjadi banyak video Shorts.

Beberapa keuntungan menggunakan workflow Shorts antara lain:

Workflow Umum Membuat Shorts

Ada beberapa langkah yang biasanya digunakan oleh kreator ketika membuat Shorts dari video panjang.

Workflow ini cukup sederhana dan bisa diterapkan pada berbagai jenis konten.

  1. ambil video panjang seperti podcast, webinar, atau tutorial
  2. cari highlight yang paling menarik
  3. potong video menjadi clip pendek
  4. tambahkan subtitle agar mudah dipahami
  5. upload sebagai YouTube Shorts

Dengan workflow ini, satu video panjang bisa menghasilkan banyak video pendek yang siap dipublikasikan.

Cari Highlight yang Tepat

Highlight adalah bagian video yang paling menarik atau paling informatif.

Biasanya highlight muncul ketika pembicara memberikan jawaban yang jelas, menyampaikan pendapat yang kuat, atau menjelaskan sesuatu dengan cara yang menarik.

Contoh highlight yang sering digunakan antara lain:

Highlight seperti ini biasanya memiliki potensi besar untuk menarik perhatian penonton di platform short-form.

Gunakan Hook di Awal Video

Dalam video pendek, beberapa detik pertama sangat menentukan apakah penonton akan terus menonton atau langsung swipe ke video berikutnya.

Karena itu penting untuk memastikan bahwa clip dimulai dengan bagian yang paling menarik.

Hook yang kuat biasanya berupa kalimat yang memancing rasa penasaran atau fakta yang cukup mengejutkan.

Tambahkan Subtitle

Subtitle adalah salah satu elemen penting dalam video pendek karena banyak penonton menonton video tanpa suara.

Dengan adanya subtitle, penonton tetap dapat memahami isi video meskipun audio tidak diaktifkan.

Gunakan teks yang singkat dan jelas agar mudah dibaca di layar smartphone.

Gunakan Format Vertikal

YouTube Shorts menggunakan format vertikal dengan rasio 9:16.

Jika video asli direkam dalam format horizontal, kamu bisa menyesuaikan framing agar fokus tetap pada bagian penting dari video.

Format vertikal membuat video lebih nyaman ditonton di perangkat mobile.

Gunakan Tools untuk Membuat Shorts Otomatis

Mencari highlight dari video panjang secara manual bisa memakan waktu cukup lama. Karena itu banyak kreator menggunakan tools khusus untuk mempercepat workflow mereka.

Jika kamu ingin membuat Shorts secara otomatis dari video panjang, kamu bisa menggunakan AlphaClips untuk membantu menemukan highlight video dan menghasilkan beberapa clip pendek dalam satu proses.

Tools seperti ini sangat membantu kreator yang ingin memproduksi konten secara konsisten tanpa harus melakukan editing manual setiap kali membuat video.

🚀 Workflow Shorts Lebih Cepat

AlphaClips membantu kreator mengubah video panjang menjadi banyak video Shorts otomatis dengan subtitle dan highlight terbaik.

Coba AlphaClips